Beragam Teknologi Canggih Yang Diterapkan Dalam Agrobisnis

Stan   April 15, 2018   Comments Off on Beragam Teknologi Canggih Yang Diterapkan Dalam Agrobisnis

Agrobisnis atau bisnis dibidang pertanian memang semakin memperlihatkan hasil yang optimal. Agrobisnis bisa dikatakan sebagai industri dibidang pertanian, sehingga tidak hanya sekedar bercocok tanam di lahan pertanian tetapi juga memiliki konsep industri dalam prosesnya. Agrobisnis isa dikatakan sebagai kemajuan dibidang pertanian. Jika beberapa puluh tahun yang lalu petani hanya menggunakan alat-alat konvensional, kini beragam teknologi ikut digunakan.

Mengubah Hasil Perahan Susu

Pada jaman dahulu, para peternak sapi akan merasa kebingungan jika hasil perahan susu sapi yang mereka ternak tidak memiliki kualitas yang baik. Namun, berkat teknologi dari perkembangan agrobisnis, kini susu yang kurang berkualitas dapat diolah menjadi produk-produk yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Seperti program yang dilakukan oleh Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara, susu sapi yang berkualitas kurang baik dapat diolah menjadi dodol susu ataupun kerupuk susu.

Pengolahan Limbah Hewan Ternak

Limbah ternak seperti urine, feses, lemak, darah, dan sisa makanan hewan ternak memang sudah lama dikenal dapat dijadikan kompos atau penyubur tanah. Namun berkat teknologi agrobisnis, maka berbagai limbah ternak tersebut dapat diolah tidak hanya sebagai bahan kompos tetapi juga sebagai alternatif LPG untuk rumah tangga. Metode composting adalah metode yang sudah digunakan untuk membuat pupuk organik.

Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo

ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Seperti yang dikatakan Nikson Nababan, saat ini telah terdapat alat yang dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan gonad yang terdapat pada ikan lele sehingga membuat metabolisme ikan lele menjadi lebih optimal. Dengan perkembangan yang optimal maka ikan lele yang dihasilkan akan memiliki bobot yang lebih besar.

Fermentasi Tape

Seperti kita ketahui bahwa dalam proses pembuatan tempe membutuhkan suhu ruangan yang sejuk dan tidak lembab. Namun apabila di musim hujan seperti saat ini, maka para produsen tempe akan mengalami kendala yaitu proses perubahan kedelai menjadi tempe yang lama. Seperti yang dikatakan Nikson Nababan dengan teknologi katalis yang menggunakan GCL, maka kini proses pembuatan tempe bisa menjadi lebih cepat.