Cara Menanamkan Empati Pada Anak Sejak Dini

Stan   August 24, 2018   Comments Off on Cara Menanamkan Empati Pada Anak Sejak Dini

Seorang anak yang terlahir ke dunia ini ibarat sebuah kertas putih. Akan ditulis dengan tinta warna hitam atau warna lainnya, semua itu tergantung dari orang tua yang melahirkan dan mengasuhnya sejak kecil. Meskipun takdir Tuhan juga sangat menentukan kelak. Demikian pula terhadap sifat baik atau buruk yang tertanam dalam diri Anda juga bergantung pada pendidikan yang diberikan orang tuanya sejak dini.

Pentingnya Menanamkan Rasa Empati.

Rasa empati atau peduli terhadap orang lain adalah salah satu hal yang harus diajarkan kepada anak sejak dini. Anak yang memiliki rasa empati tinggi maka kelak akan lebih disukai oleh orang-orang di lingkungan sekitarnya. Rasa empati juga sangat penting agar seorang anak tidak menjadi anak yang sombong dan lebih down to earth. Karena begitu pentingnya rasa empati pada anak, maka berikut adalah cara mengasah empati pada anak sejak dini.

Contoh langsung dari orang tua ada pepatah mengatakan bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Demikian pula pada sifat dasar anak. Jika Anda ingin agar anak Anda lebih peduli dan memiliki rasa empati yang tinggi, maka Anda harus memberikan contoh terlebih dahulu. Hal yang paling sederhana misalnya ada teman atau saudara Anda yang sakit, maka ajaklah anak Anda untuk menjenguknya. Tunjukan bahwa Anda peduli terhadap orang lain yang membutuhkan, maka anak Anda pun akan meniru kebiasaan baik tersebut.

Mengucapkan Terima kasih

Cara mengasah empati berikutnya adalah dengan selalu mengucapkan terima kasih dalam segala hal. Dengan selalu berterima kasih atas bantuan atau pemberian orang lain, maka anak Anda juga akan belajar untuk selalu mensyukuri atas apa yang ia dapatkan.

Selalu Konsisten

Untuk mengajarkan cara mengasah empati pada anak, maka Anda harus selalu konsisten. Jadi sebaiknya Anda tidak berpura-pura dalam menunjukkan rasa peduli terhadap orang lain. Sebab, apabila Anda tidak tulus dari hati dalam melakukan hal-hal baik tersebut, maka Anda anak Anda juga akan dapat menilai sendiri. Tetapi jika Anda tulus dalam melakukan segala hal baik, maka anak Anda juga akan mengikutinya.